Awal masuk
ajaran baru tahun 2011/2012, saya diterima di SMAN 50 Jakarta. Awalnya saya
sangat terpaksa sekali masuk di SMAN 50 Jakarta. Sebab sekolah pilihan pertama
saya adalah di SMAN 91 dan SMAN 44. Namun pada seleksi saya di terima di
pilihan terakhir saya yaitu di SMAN 50 Jakarta. Pada bulan pertama di SMAN 50
Jakarta saya sangat tidak betah. Sebab saya masih sangat susah untuk
beradaptasi dengan teman – teman disekitar saya. Saya pun sempat berfikir untuk
pindah sekolah. Tetapi, akhirnya fikiran itu pun hilang karena saya bergabung
didalam ekstrakulikuler Paskibra. Karena saya mendapat banyak teman di
Paskibra.
Di kelas
X, saya di percaya menjadi ketua kelas. Saya berusaha sedemikian mungkin
menjadi ketua kelas yang baik. Dan disitu saya dipercaya serta didukung oleh
teman – teman sekelas untuk memimpin mereka. Mulai lah dari situ saya mendapat
banyak teman dan membuat saya semakin betah bersekolah di SMAN 50 Jakarta. Banyak
sekali pengalaman yang saya dapat saat duduk dikelas X. Saat itu saya berada di
kelas X-7 yang memiliki wali kelas yang amat sangat perhatian yaitu Ibu Endang
Sutanti. Pengalaman saya yang sangat berkesan di kelas X yaitu saya bisa
menjadi salah satu anggota Paskibra 50 Jakarta. Banyak sekali pengalaman yang
saya dapat di Paskibra yaitu kita di ajarkan rasa solidaritas yang tinggi
selain itu dari 3 angkatan kami menganggap sebagai satu keluarga. Saya sering
mengikuti perlombaan Paskibra bersama teman – teman yang lainnya. Dan saya pun
juga pernah sempat mengikuti seleksi CAPASKA (Calon Pengibar Bendera Pusaka)
tingkat Jakarta Timur. Saya sudah melalui 2 tahap namun ditahap terakhi saya
tidak terpilih. Selain itu, saya mengikuti ekstrakulikuler bulutangkis. Dan
saya sudah menyumbang 3 piala untuk sekolah dari 3 kejuaraan. Yaitu juara 3
Porseni, juara 2 Sev’one, dan juara 3 dari SMA Penabur 7.
Saat
hendak kenaikan kelas saya dipaksa oleh wali kelas saya untuk masuk IPA sebab
nilai saya sangat memungkinkan untuk masuk IPA. Namun, saya menolaknya sebab
saya sudah bertekad untuk masuk IPS karena saya lebih suka pelajaran –
pelajaran IPS.
Saat masuk
dikelas XI saya berada di kelas XI – IPS 2. Kelas yang dipimpin oleh wali kelas
bernama Ibu Nur. Di kelas XI pengalaman yang sangat berkesan yaitu saat akan di
adakannya kegiatan teater. Kami sekelas bekerja segiat mungkin untuk
menampilkan teater yang terbaik dari kelas kami. Kami bekerja sampai malam,
saat itu saya mendapat tugas untuk mengurusi peralatan yang hendak di
pergunakan. Saya bersama teman – teman peralatan mencari serta membuat
peralatan sendiri yang sesuai dengan tema teater kami. Hingga sampai akhirnya
kelas kami mendapatkan juara ke 3 dari seluruh kelas XI waktu itu.
Saat masuk
kelas XII merupakan saat dimana sudah tidak ada waktu lagi untuk bersantai –
santai. Sebab di kelas XII kita dituntut untuk menghadapi berbagai macam ujian.
Di kelas XII saya berada di kelas XII – IPS 4 yang memiliki wali kelas bernama
Pak Julito. Dia seorang wali kelas yang amat sangat baik. Dia selalu
memperhatikan anak muridnya. Setelah lulus dari SMAN 50 saya bercita-cita
melanjutkan ke Politeknik Negeri Jakarta jurusan Akuntansi. Pak julito selalu
membantu saya dalam menganalisa soal – soal sehingga saya mampu mengerjakan
soal – soal dengan mudah.
demikian
akhir cerita saya semoga dapat
bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar